Deskripsi
Ada enam suara dari jalanan hidup yang kadang lucu, kadang getir, kadang terasa terlalu dekat dengan kenyataan sehari-hari.
Enam video pembacaan puisi ini menghadirkan kumpulan karya dengan nuansa sosial, satire, kerinduan, kegagalan, kemiskinan, cinta, hingga kegelisahan hidup di kota dan rantau. Dibacakan dengan penghayatan yang hangat dan membumi, setiap puisi seperti mengajak penonton duduk sebentar—mendengar cerita orang-orang yang sering tak sempat diceritakan.
Kenapa video ini layak ditonton?
• Karena tidak semua puisi harus terasa rumit dan jauh dari kehidupan.
• Karena mungkin ada bagian hidupmu yang diam-diam sedang diceritakan di sini.
• Karena suara, musik, dan suasana dalam video ini dibuat untuk menemani malam, perjalanan, atau waktu sepi.
• Karena karya sastra juga bisa dinikmati dengan santai, tanpa kehilangan makna.
• Dan karena di tengah dunia yang terlalu cepat, kadang kita perlu berhenti sejenak untuk mendengar manusia lain berbicara lewat puisi.
Cocok untuk penikmat sastra, pencinta suasana sendu, perantau, pekerja malam, atau siapa saja yang pernah merasa lelah menghadapi hidup.
Selamat menikmati enam puisi ini. Semoga ada satu bait yang tinggal lebih lama di kepalamu.
Video ini berisi 6 video pembacaan puisi yang dikemas secara sederhana. Setelah membayar, Anda berhak menontonnya di link yang dibagikan. Sayangnya, Anda cuma bisa menonton, boleh sendirian dan beramai-ramai. Tapi, linknya tertutup alias tidak publik.
